Wali Kota Samarinda Andi Harun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) memimpin rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 Perumda Varia Niaga pada Selasa, 16 Desember 2025. Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, Sekretaris Daerah, Asisten II, Kepala Bagian Perekonomian, Dewan Pengawas, Direktur Utama, Direktur Umum dan Keuangan, serta para manajer bidang SDM, keuangan, dan operasional.
Wali Kota mencermati secara detail paparan Direksi terkait realisasi kinerja 2025, analisis rasio keuangan, proyeksi usaha, serta rencana belanja perusahaan. Dalam paparannya, Direktur Utama Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade menyampaikan bahwa penurunan laba pada realisasi tahun 2025, yang juga dipengaruhi oleh biaya operasional yang tinggi, berdampak signifikan terhadap analisis rasio keuangan dan memengaruhi penetapan target pendapatan serta belanja setiap divisi berbasis Key Performance Indicator (KPI).
Menanggapi hal tersebut, Andi Harun menegaskan bahwa RKAP 2026 harus menjadi momentum konsolidasi internal, bukan sekadar ekspansi. Ia menekankan tiga fokus utama, yakni profit equity, cost efficiency, dan risk management, serta meminta Dewan Pengawas memastikan kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten, termasuk evaluasi dan penajaman strategi pada unit usaha yang memiliki margin rendah.